skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Waspadai 8 Gejala Demam Berdarah Yang Menakutkan

Waspadai 8 Gejala Demam Berdarah Yang Menakutkan

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty atau Aedes albopictus berkelamin betina. Nyamuk berkaki belang-belang putih ini menggigit manusia di siang hari.Virus dengue terdiri dari empat jenis (strain), yakni dengue tipe 1,2,3, dan 4.

Namun tipe yang dominan di Indonesia adalah tipe 3. Virus dengue menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan perdarahan, dapat menimbulkan kematian. Biasanya, penyakit demam berdarah mewabah ketika pergantian musim dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

Untuk itu kita harus mengetahui apa gejala yang diakibatkan jika kita tergigit nyamuk demam berdarah ini, mari kita simak berikut ini:

1. Sakit perut

Pasien demam berdarah juga akan mengalami rasa sakit pada perut yang berasal dari luka yang disebabkan oleh infeksi pada ulu hati. Biasanya pasien demam berdarah justru akan merasakan sakit perut yang hebat sebelum mengalami pendarahan.

Baca Juga Artikel Lainya Di Autoimuncare.com

2. Sakit Kepala

Pasien demam berdarah juga biasanya mengalami sakit kepala hebat. Sakit kepala merupakan salah satu tanda atau gejala suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus.

Pada saat tubuh terinfeksi virus, sistem kekebalan tubuh akan memproduksi interferon dan zat kimia lain yang dapat memicu timbulnya rasa sakit di kepala.

3. Mual

Gejala lain yang ditimbulkan oleh infeksi virus dengue adalah mual atau dalam istilah medis disebut nausea. Saat virus menginfeksi tubuh, lambung biasanya akan mengeluarkan lebih banyak asam lambung sebagai respon kekebalan tubuh. Naiknya asam lambung menyebabkan mual dan perasaan ingin muntah.

4. Gusi Berdarah

Disebut demam berdarah karena penyakit ini dapat menyebabkan pendarahan pada beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah gusi. Pada saat tubuh terinfeksi virus dengue, pembuluh darah menjadi sangat rentan dan bisa dengan mudah pecah dikarenakan rendahnya permeabilitas dinding pembuluh darah.

Pasien demam berdarah biasanya disarankan untuk tidak menggosok gigi, atau menyentuh gusi dengan tusuk gigi.

5. Muntah

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa infeksi virus dengue dapat meningkatkan kadar asam dalam lambung yang mengakibatkan mual dan muntah.

7. Diare

Diare dapat menjadi salah satu gejala akibat infeksi virus dengue, meskipun jarang ditemukan pasien demam berdarah yang mnegalami gejala ini. Berdasarkan penelitian, hanya 6 % dari pasien demam berdarah mengalami diare.

Infeksi virus dengue dapat menyebabkan masalah pada pencernaan dan penyerapan air pada usus besar sehingga penderita demam berdarah mengalami diare.

8. Demam tinggi

Demam adalah salah satu indikasi seseorang mengalami gangguan dalam tubuhnya termasuk saat virus dengue menjangkiti tubuh seseorang. Sebenarnya, demam merupakan mekanisme alami kekebalan sebagai tanda bahwa tubuh sedang memberikan perlawanan terhadap infeksi pathogen. Tubuh akan meningkatkan temperatur maksimal untuk mematikan pathogen virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Pada penderita demam berdarah akan terjadi dalam beberapa fase yang biasanya dikenal sebagai fase pelana kuda. Pada fase pertama, biasanya terjadi pada tiga hari setelah masa inkubasi. Pasien akan mengalami demam yang sangat tinggi hingga temperatur tubuh mencapai 40 derajat celcius.

Pada fase kedua demam akan turun, namun meskipun demam turun, fase ini adalah fase yang kritis dan berbahaya karena biasanya pasien atau keluarganya akan menganggap dirinya telah sembuh dan mnegakibatkan terlambatnya penanganan demam berdarah.

Fase ketiga adalah fase penyembuhan dimana tubuh kembali mengalami demam tinggi dan kadar trombosit mulai meningkat.